
Dari berbagai macam trojan yang telah beredar dan menginfeksi pemakai internet, dapat diklasifikasikan berdasarkan ciri-cirinya. Menurut Dancho Danchev (2004), Jenis-Jenis Virus Trojan yang Digunakan oleh Hacker ada delapan jenis, antara lain sebagai berikut:
Delapan Jenis Trojan.
- Trojan Remote Access.
Trojan remote access termasuk trojan paling populer saat ini. Banyak penyerang menggunakan trojan ini dengan alasan fungsi yang banyak dan sangat mudah dalam penggunaannya. Prosesnya adalah menunggu seseorang menjalankan trojan yang berfungsi sebagai Server dan jika penyerang telah memiliki IP address korban, maka penyerang dapat mengendalikan secara penuh komputer korban. Contoh jenis trojan ini adalah Back Orifice (BO), yang terdiri dari BOSERVE.EXE yang dijalankan oleh penyerang untuk mengakses komputer korban.
- Trojan Pengirim Password.
Tujuan dari trojan jenis ini adalah mengirimkan password yang berada di komputer korban atau di internet ke suatu email khusus yang telah disiapkan. Contoh password yang disadap misalnya untuk ICQ, IRC, FTP, HTTP, atau aplikasi lain yang memerlukan seorang pemakai untuk login dan password. Kebanyakan trojan ini menggunakan port 25 untuk mengirimkan email. Jenis ini sangat berbahaya jika dalam komputer terdapat password yang sangan penting.
- Trojan File Transfer Protocol (FTP).
Trojan FTP adalah trojan paling sederhana dan dianggap ketinggalan zaman. Satu-satunya fungsi yang dijalankan adalah membuka port 21 di komputer korban yang mempermudah seseorang memiliki FTP client untuk memasuki komputer korban tanpa password serta melakukan download atau upload file.
- Keylogger
Keyloggers termasuk dalam jenis trojan yang sederhana, dengan fungsi merekam atau mencatat ketukan tombol saat korban melakukan pengetikan dan menyimpannya dalam logfile. Apabila diantara ketukan tersebut adalah mengisi user name dan password, maka keduanya dapat diperoleh penyerang dengan membaca logfile. Trojan ini dapat dijalankan pada saat komputer online maupun offline. Trojan ini dapat mengetahui korban sedang online dan merekam segala sesuatunya. Pada saat offline, proses perekaman dilakukan setelah windows dijalankan dan disimpan dalam hardisk korban, dan menunggu saat offline untuk melakukan transfer atau diambil oleh penyerang.
- Trojan Penghancur.
Satu-satunya fungsi dari jenis ini adalah menghancurkan dan menghapus file. Trojan penghancur termasuk jenis yang sederhana dan mudah, tetapi sangat berbahaya. Sekali terinfeksi tidak dapat melakukan penyelamatan, maka sebagian atau bahkan semua file sistem akan hilang. File yang di hapus oleh trojan ini adalah *.dll, *.ini, *.exe. Trojan ini diaktifkan oleh penyerang atau bekerja seperti sebuah logic bomb dan mulai bekerja dengan waktu yang ditentukan oleh penyerang.
- Trojan Denial of Service (DoS) Attack.
Trojan ini memiliki kemampuan untuk menjalankan DDoS, jika memiliki korban yang cukup. Gagasan utamanya adlah jika penyerang memiliki 200 korban pemakai ADSL yang telah terinfeksi, kemudian mulai menyerang korban secara serampak. Hasilnya adalah lalu lintas data yang sangat padat karena permintaan yang bertubi-tubi dan melebihi kapasitas bandwidth korban. Hal tersebut menyebabkan akses internet menjadi tertutup. Variasi yag lain dari sebuah trojan DoS adalah trojan mail-bomb.
- Trojan Proxy/Wingate.
Bentuk dan corak yang menarik diterapkan oleh pembuat trojan untuk mengelabuhi korban dengan memanfaatkan suatu Proxy/Wingate server yang disediakan untuk seluruh dunia atau hanya untuk penyerangan saja. Trojan ini digunakan pada telnet yang tanpa nama, ICQ, IRC dan untuk mendaftarkan domain dengan nomer kartu kredit yang telah dicuri serta untuk aktivitas lain yang tidak sah. Trojan ini melengkapi penyerang dengan keadaan tanpa nama dan memberikan kesempatan untuk berbuat segalanya terhadap komputer korban dan jejak yang tidak dapat ditelusuri.
- Sotware Detection Killer.
Beberapa trojan telah dilengkapi dengan kemampuan melumpuhkan fungsi software pendeteksi, tetapi ada juga program yang berdiri sendiri dengan fungsi yang sama. Contoh software pendeteksi yang dapat dilumpuhkan fungsinya adalah zone alarm, norton antivirus, dan program antivirus yang lainnya. Ketika software pendeteksi dilumpuhkan,penyerang akan memiliki akses penuh ke komputer korban, melaksanakan beberapa aktivitas yang tidak sah, dan menggunakan komputer korban untuk menyerang komputer yang lain.
Penjelasan di atas adalah suatu pembelajaran untuk pengguna internet, agar selalu waspada dalam menggunakan jaringan internet. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk sobat semua, silahkan copas artikel ini bila menurut sobat sangat berguna dan ingin sobat jadikan untuk referensi tapi jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya. Sekian informasi Jenis-Jenis Virus Trojan yang Digunakan oleh Hacker yang dapat saya berikan, terima kasih.
Salam fajarfirewalls.com
Labels:
HACKING
Thanks for reading Jenis-Jenis Virus Trojan yang Digunakan oleh Hacker. Please share...!
0 Comment for "Jenis-Jenis Virus Trojan yang Digunakan oleh Hacker"