
Ini adalah sebuah manifesto tentang kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Pada 8 Januari 1986 seorang hacker yang menggunakan nick name “The Menthor”, menulis sebuah manifesto atau sebuah pernyataan sikap, yang hingga kini masih dikenal. Manifesto tersebut pertama kali dimuat oleh majalah Phrack, edisi 25 September 1986, wah ane belum lahir tu sob.
Isi dari Manifesto tersebut.
This is our now… the world of the electron and the switch, the beauty of the baud. We make use of a service already existing without paying for what could be dirt-cheap if it wasn’t run by profiteering gluttons, and you call us criminals. We explore… and you call us criminals. We seek after knowledge… and you call us criminals. We exist without skin color, without nationality, without religious bias… and you call us criminalls. You build atomic bombs, you wage wars, you murder, cheat, and lie to us and try to make us believe it’s for our good, yet we’re the criminals.
Yes, I am a criminal. My crime is that of curiosity. My crime is that of judging people by what they say and think, not what they look like. My crime is that of outsmarting that you will never forgive me for.
I am a hacker, and this is my manifesto. You may stop this individual, but you can’t stop us all… after all, we’re all alike.
+++The Menthor+++
Dan bila di terjemahkan secara bebas, artinya.
Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami mendayagunakan sebuah sistem yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal. Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal. Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian sebut kami kriminal. Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang, membohongi kami dan mencoba meyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja kami yang disebut kriminal.
Ya, aku memang kriminal. Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan.
Aku memang seorang hacker, dan inilah manifestoku. Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua. Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.
Kode etik Hacker.
- Jangan merusak sistem manapun secara sengaja. Misalkan, menyebabkan crash, overflow, mengubah file index sebuah website. Walaupun ada juga dalil yang mengatakan mengubah file index sah-sah saja asalkan file aslinya disimpan di sistem yang sama dan bisa di akses oleh admin.
- Jangan mengubah file-file sistem selain yang diperlukan untuk mengamankan identitas anda selaku pelaksana aksi hacking.
- Jangan meninggalkan nama asli anda sendiri maupun orang lain, handle asli, maupun nomor telephone asli di sistem apapun yang anda akses secara ilegal. Mereka bisa dan akan melacak anda.
- Berhati-hatilah dalam berbagi informasi sensitif. Pemerintah akan menjadi semakin pintar. Secara umum, jika anda tidak mengenal siapa sebenarnya lawan bicara/chat, berhati-hatilah dengan lawan bicara anda tersebut.
- Jangan memulai dengan menargetkan komputer-komputer milik pemerintah. Ya, ada banyak sistem milik pemerintah yang cukup aman untuk di hack, tetapi resikonya lebih besar dari keuntungannya. Ingat pemerintah punya dana yang tak terbatas dibanding dengan ISP/perusahaan yang objektifnya adalah untuk mencari profit.
Mari manfaatkan ilmu yang kita miliki untuk berkembang. Jangan pernah saling menyerang sesama peretas, lebih baik kita saling bertukar ilmu. Jangan menganggap ilmu yang kita miliki paling tinggi dengan siapapun. Sekian ilmu yang dapat saya berikan tentang sebuah kejahatanku adalah rasa keingintahuanku, semoga bermanfaat.
Labels:
HACKING
Thanks for reading Manifesto Hacker. Please share...!
0 Comment for "Manifesto Hacker"